Kritik Arsitektur : Analogi Pada Arsitektur

Proses Analogi Arsitektur yang menduga bahwa membentuk adalah proses biologis bukan proses estetis. Dengan arti yg lebih luas, pada merancangmenggunakan pendekatan Analogi Biologis maka arsitektersebut lebih mengedepankan proses pembangunannyaterhadap fungsi & keadaan serta keberadaanbangunan tadi terhadap lingkungan sekitar daripadamengedepankan estetika bentuk bangunan Analogi biologis terbagi menjadi dua, yaitu:Organik

Bersifat generik, denganmetode terpusat padahubungan antara bagian-bagian bangunan atauantara bangunan denganpenempatannya/penataannyaBiomorfik

Jasa Arsitek Bangunan Lebih bersifat khusus,dengan metode terpusatpada pertumbuhan proses-proses dan kemampuangerakan yang berhubungandengan organismeBANGUNAN BANGUNAN DENGAN PENDEKATAN ANALOGI BIOLOGIS

A. Falling Water House (Organik) oleh Frank Lioyd Wright

Bangunan ini dibangun padatahun 1936 & selesai padatahun 1939. FL Wright membentuk karyanya inidengan Jasa Arsitek Bangunan medan kliennya yaitukeluarga Kauffman, wrightmengedepankan unsurkeselarasan lingkungan pada bangunan ini.Lokasi Bangunan :Mill Run, Pennsylvania. USA

Dibangun pada wilayah perlindungan Hutan, dahulunyabangunan ini adalah Rumah Akhir Minggu bagikeluarga Kauffman buat relaksasi. Tetapi sejak tahun1963 Kauffman Jr. Telah mendonasikan Hunian ini kepadaOrganisasi Nirlaba Western Pennsylvania Conservancy.

Gambar. Interior Falling Water House

Selain mengedepankan Keselarasan alam pada bentukFasade Bangunan, Wright pula melakukan penataanInterior dalam bangunan ini dengan menyatukan ruangdalam dengan alam sekitar. Ditambah sentuhan Japanese Culture yg mengedepankan keselarasan, makahubungan antara ruang dalam bangunan ini menggunakan alamsekitar semakin terasa.

B. Nagakin Capsule (Biomorfik) sang Kisho Kurokawa

Bangunan Rumah susun inimemiliki 140 Rumah kapsul,yg difungsikan untuktempat tinggal para pekerjakota. Dirancang denganperumpamaan bahwa setiapkapsul pada bangunan iniadalah manusia, maka rusunini memiliki cirikhasnyatersendiri. Lokasi Bangunan :Tokyo , Jepang

Kapsul-kapsul dalam bangunan ini memiliki instalasinyamasing-masing. Hal ini dibuat supaya waktu instalasi padasalah satu kapsul rusak nir berpengaruh dengan kapsullainnya, & untuk memperbaikinya tidak perlumendatangkan plumber

Atau teknisi cukup denganmembawa kapsul ini ke Bengkel Reparasinya. Satu-satunya bagianbangunan yg melekatpada struktur RumahSusun ini adalah corenya yang berisikan tangga.Sedangkan seluruh kapsulhanya bangunan semipermanen yang dibuatdipabrik lalu dilengketkanpada bangunan. ANALOGI PERSONAL (PERSONAL ANALOGY)

Analogi secara personal berarti oleh arsitek membayangkan dirinya sendiri sebagai bagian berdasarkan konflik pada desain arsitektur. Contohnya bila ia (arsitek) membayangkan dirinya menjadi bangunan yang menghadap ke suatu arah tertentu, bagaimana cahaya surya yang diterimanya. Apabila beliau merupakan sebuah balok, berapa poly beban atau tekanan yang akan diterima. Jika ia berada pada tanah miring dan membaringkan diri, bagaimana cahaya surya yg diterimanya dan bagaimana aliran angin yg melewatinya Gambar 2. Personal Analogy. Dan ini model bangunannya :

A. Ronchamp Chapel – Le Corbuzier

Salah satu karya Le Corbuzier ini poly dimirip-miripkan menggunakan banyak sekali objek misalnya bentuk telapak tangan yang membuka misalnya saat berdoa, misalnya kapal laut, bentuk bebek, topi pelukis, atau seperti bunda yang memeluk anaknya. Akan tetapi yg dimaksudkan sang sang arsitektur bukanlah misalnya itu. Menurut Broadbent, dalam suatu pagi waktu sedang berjalan-jalan di pantai pulau Long Island, Le Corbuzier menemukan cangkang kepiting. Dari cangkang kepiting inilah, Le Corbuzier menerima ilham buat menciptakan atap memakai struktur shell yg dalam ketika itu belum banyak dipakai.

Beralih dalam bentuk bukaan yg diterapkan pada Ronchamp Chapel yg berfungsi menjadi tempat masuknya cahaya sehingga dapat menciptakan suasana pada dalam ruangan. Bentuk bukaan diadaptasi dengan cahaya yg datang pada jam-jam eksklusif, sehingga suasana ruangan yg tercipta jua menaruh kesan sendiri pada jam-jam tadi.

Tetapi, ternyata terdapat kemiripan antara fasade Ronchamp Chapel menggunakan suatu bangunan di Pulau Ischia yang tampak berdasarkan foto yang diambil oleh James Stirling dan menggunakan fasade tempat tinggal-tempat tinggalpada Arab, yaitu berupa dinding masif terbuat berdasarkan batu yang diberi coakan-coakan berbentuk persegi panjang menjadi bukaan. Akan tetapi, pada kenyataannya dinding dalam Ronchamp Chapel terbuat berdasarkan batu bata dengan kolom yang melebar ke bawah, dan diberi coakan menggunakan rangkaian dawai yg dilapisi plester. Dengan begitu, Ronchamp Chapel merupakan suatu karya masterpiece yang dijadikan sebagai galat satu asal analogi buat dijadikan preseden sehingga dapat dikembangkan sinkron menggunakan pesan yang ingin disampaikan. ANALOGI LANGSUNG (DIRECT ANALOGY)

Analogi langsung adalah analogi yang paling mudah dipahami oleh orang lain. Dalam analogi ini, arsitek menuntaskan pertarungan dalam desain dengan kabar-informasi berdasarkan beragai cabang ilmu lain yg sudah diketahui generik, contohnya misalnya pengaturan cahaya dalam bangunan yg menggunakan prinsip kerja diafragma pada mata. Berikut adalah beberapa model karya arsitektur yg menggunakan pendekatan analogi. Dan ini contoh bangunannya :

A. John Wax Building – Frank Lloyd Wright

Gambar. John Wax Building (Kiri) dan analogi water lily (kanan)

Analogi langsung merupakan analogi yang paling mudah dipahami oleh orang lain. Dalam analogi ini, arsitek menyelesaikan pertarungan dalam desain menggunakan informasi-liputan menurut beragai cabang ilmu lain yg telah diketahui umum, contohnya seperti pengaturan cahaya pada bangunan yang menggunakan prinsip kerja diafragma dalam mata. Berikut merupakan beberapa contoh karya arsitektur yang memakai pendekatan analogi. A. John Wax Building – Frank Lloyd Wright Pada bangunan ini, terdapat elemen-elemen yg dianalogikan menggunakan bunga water lily, yaitu dalam bagian kolomnya. Pada permukaan kolom dibentuk lingkaranlingkaran yang lebar sehingga menyatu menurut satu kolom ke kolom lain, & terbentuk langit-langit yang dapat dianalogikan sebagai bentuk daun pada bunga water lily. Sedangkan kolom-kolom diibaratkan seperti tangkai bunga water lily. Selain itu, ada juga yang tahu bentuk kolom dalam bangunan John Wax Building asal menurut analogi jamur menggunakan permukaan yg melebar & tangkai misalnya tangkai jamur.

Sumber :Analogi biologis pada perancangan arsitektur sang Muhammad fachri zahari, jurusan teknik arsitektur, fakultas teknik sipil & perencanaan, institute teknologi medan. (http://www.academia.edu/16758365/ANALOGI_BIOLOGIS_DALAM_PERANCANGAN_ARSITEKTUR).PENDEKATAN ANALOGI PADA DESAIN ARSITEKTUR (ANALOGICAL APPROACH IN ARCHITECTURAL DESIGN) AR2211 TEORI DESAIN ARSITEKTUR

Oleh : 15213011 Retno Rasmi R. 15213017 Jasa Arsitek Bangunan Erma Tsania, 15213021 Erdiani Erwandi, 15213031 Siti Maisyaroh, 15213035 Teresa Zefanya, 15213037 Raudina Rachmi, 15213049 Mawaddah Warrahmah, 15213083 Lia Veronica, 15213089 Firdha Ruqmana PROGRAM STUDI ARSITEKTUR SEKOLAH ARSITEKTUR, PERENCANAAN, DAN PENGEMBANGAN KEBIJAKAN INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 2015 (https://flanel4world.files.wordpress.com/2015/05/broadbent-pendekatan-analogi.pdf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *